Tuesday, January 28, 2014

How to Deal with Commuter Line for Women

Commuter Line menjadi salah satu moda transportasi umum andalan bagi sebagian besar pekerja Jabodetabek. Tapi banyak yang belum tau bagaimana cara menaklukan Commuter Line bagi perempuan.

Bagaimana caranya?

Berikut gue kasih tau tips n triknya, maklum, gue tiap hari naik Commuter Line PP Tanah Abang-Serpong.

1. Semua cewek yang antri mau masuk ke gerbong wanita, biasanya bawa gembolan (tas tentengan). Cara paling baik adalah, tas tangan dan gembolan dijinjing (contoh lihat foto)


2. Siapkan kartu langganan Commuter Line di dalam ID card (jadi bisa digantung di leher). Pastikan sebelum tap in dan tap out, kartu sudah siap, jangan sampai bengong.

3. Apabila berada di depan pintu dan Commuter Line berhenti di stasiun bukan tujuan kita, kasih jalan bagi penumpang yang ingin keluar terlebih dahulu

4. Jangan dorong-dorongan, jangan bersandar pada tubuh orang lain


Selamat menikmati Commuter Line, ladies!
Long time no blog!

Please do give it a try to this:


Ikkudo Ichi, Pantai Indah Kapuk
Best ramen I've ever had!

Hong Tang, Pantai Indah Kapuk
I AM SPEECHLESS. Best dessert in town, yet very affordable

Saturday, March 23, 2013

Politics? Interesting.

Jujur, kaget juga title post ini bisa soal politik. Dan lebih herannya, gue merasa tertarik dengan politik sekarang ini. Apa ambil Komunikasi Politik ya? But oh well. Yang ngebuat bikin menarik itu adalah ketika Anas disingkirkan dari Demokrat. Seorang ketua umum yang secara kontroversial berjanji jika dia melakukan korupsi Hambalang dia berani digantung di Monas. That's a brave thing to say. Dan sekarang keadaan berbalik. Anas ditetapkan jadi tersangka, if I may not wrong? Tapi justru yg gue liat pamornya makin naik and instead Pak SBY pamornya menurun. Correct of I'm wrong, seorang Presiden harusnya ga boleh kalah pamor sama seorang mantan ketum partainya kan? Yah gue ga terlalu paham politik. Tapi dengan semakin transparannya pemerintahan, jadi seru aja. Semua punya pihak masing-masing. Kalo gue sih ga tau kenapa lebih percaya Anas. Dia emang ga korupsi di Hambalang. Kalaupun dia korupsi, well ketua umum partai politik mana sih yang bersih (kasarnya gitu). Ya kita tunggu aja gimana politik Indonesia ini di tahun 2013. Pastinya akan diwarnai banyak kampanye capres.

Friday, October 19, 2012

Happy 2nd Anniversary, me!

18 Oktober 2012.
Tepat dua tahun gue bekerja jadi seorang Account Executive di salah satu grup media terbesar di Indonesia.

18 Oktober 2010.
Hari pertama masuk kantor bersama tiga rekan kerja lain, who turns to be my work friends. Keliling ke seluruh divisi, semua orang disalamin. Having not a clue and definitely didn't remember any of their names. Masuk ke tim sales yang fenomenal, sudah achieve target hingga Desember. Which is great. Disini gue belajar banget sama rekan kerja yang tentunya kebanyakan senior pada saat itu. Pelit info? Udah pasti. But never give up! Muka tembok dan pastinya being nice to other people :) show to everybody that you have a GREAT smile and FANTASTIC attitude.

Alhamdulillah, dalam waktu yang singkat, product knowledge cukup oke. Dipuji atasan tentu ga bikin puas. Turun ke lapangan yang bikin deg-degan. Belum lagi billing yang masih kering kerontang. Oh well. At that time, susah banget dapet klien bagus yang potensial, prospek dan bisa placement. Sumpah! Sampe harus ngulik di yellow pages, googling every single day, tanya kiri kanan ada produk baru apa... Motto tetap sama: never give up!

Semua perjuangan dari susahnya nelpon klien, meeting sampe dilakonin ke Cikarang, rajin jalan sama AE senior, rajin jalan ke klien, sering nanya ke tim program, semua hal dilakonin dan semua orang di divisi lain disapa dengan ramah. Support dari mana? Ya dari self-motivation!


Dari pekerjaan ini gue sadar, nyari duit itu sama sekali ga gampang. Ga gampang pula untuk punya long-term relationship dengan klien. Kemana pun nanti kita akan pindah, klien itu pasti nyari kita. Serius deh, ga gampang! Tapi, bulan depan, I'm going to start my journey in another place. Hopefully, hopefully, it's a good sign. Bismillah. Wish me luck! :D

Friday, September 7, 2012

So Much for Tolerance?


Pada suatu sore, gue seperti biasa, pulang kantor normal, dengan kereta Commuter Line arah Serpong. Duduk di tempat yang seharusnya bisa untuk 4 orang. Gue duduk sebelah 2 bapak-bapak agak gendut. Ga berapa lama kemudian, di depan ada ibu hamil berdiri. Bapak yang satu diam aja, kita namakan dia bapak A. Yang satu, bapak B, kasih duduk dengan memajukan badannya, jadi spacenya kecil sih kalo untuk ibu hamil.

Akhirnya, gue berdiri aja, kasih duduk ke ibu hamil sambil melengos ke tempat gerbong wanita. Si Bapak B bilang "Lho mbak, ini lho silakan duduk" (masih dengan memajukan badannya sedikit).

Gila ya, sampe segitunya toleransi. Susah banget toleransi itu dilakukan di Indonesia. Baru turun kereta, main dorong-dorongan aja biar cepet keluar dari stasiun.


So much for tolerance?

Friday, June 1, 2012

Drama Kereta

Roker, atau lebih dikenal Rombongan Kereta. Banyak pengorbanannya. Banyak ga enaknya.
Tapi ada juga enaknya.

Waktu itu, gue naik kereta jam 7.10 dari Stasiun Pondok Ranji menuju Tanah Abang. Keadaan kereta penuh total, desak-desakan. Which is, suatu hal yang biasa (kalau sepi justru malah aneh). Saat kereta Commuter Line mau berhenti di Stasiun Palmerah, gue terdesak (karena posisi lagi depan pintu) harus segera keluar untuk kasih jalan yang mau turun. Oh well, di depan gue ada mbak-mbak yang keukeuh bertahan ga mau turun. Karena apa coba? Karena tidak ada step-nya (maksud dia step disini ga ada tangga kecil yang untuk naik kereta itu).

Salah satu contoh tidak adanya toleransi menggunakan transportasi umum di Indonesia. Terbukti kan? Hal kecil lainnya, kalau naik angkot, ga pernah mau masuk dan duduk di agak dalam. Kenapa ya alasannya? Bilangnya turunnya deket, taunya kita duluan yang turun -___-

Untuk kalian yang menggunakan transportasi umum, ada baiknya toleransi dijaga ya :)

Sunday, April 15, 2012

My concert dream fulfilled!

And yet again, my concert dream fulfilled!
Last year on May, still remember, Sara Bareilles' concert. Last Friday it was Colbie Caillat! Alhamdulillah...


Colbie sang VERY GOOD. She's a FINE singer! Sadly, there were no connection between audience & her. She's barely spoke to us, speaking Indonesian & well practically she just sing. It's her job right? But I was satisfied :) my concert dream fulfilled! Thank you Allah. Alhamdulillah.